Old school Easter eggs.

ALAM AKHIRAT


Kehidupan manusia yang paling akhir adalah di alam akhirat. Di alam ini manusia satu persatu akan dimintai pertanggung jawaban selama hidup di dunia . Kebahagiaan dan kesenangan yang akan dirasakan setiap manusia tergantung amalan-amalan yang pernah dikerjakan di dunia beriman dan beramal saleh, dan selalu menjahui yang menjadi larangan-Nya, maka surgalah tempat kediaman yang abadi. Namun sebaliknya bila manusia ingkar selama hidupn di dunia, maka nerakalah tempat kediamanya, dan manusia tersebut dala keadaan hina.


Kita sebagai insan yang beriman kepada Allah, harus yaqin, bahwa kampung akhirat adalah kampung yang kekal. Allah berfirman yang artinya:
"Dan sesungguhnya akhirat itulah negri yang kekal" (QS. 40 : 39)
"Serta mereka yakin akan (kehidupan) akhirat" (QS. 2 : 4).
Firman Allah yang lain mengenai kehidupan akhirat yaitu sebagai berikut : yang artinya:



"Dan akhirat itu lebih bagi mereka yang bertaqwa" (QS. 70 : 169).


Dengan begitu jelas kita fahami firman-firman Allah di atas mengenai tentang kehidupan akhirat Dan memang saat ini manusia belum sama sekali merasakannya. Bagi orang yang telah meninggal dunia, maka sebagai penantia untuk menuju akhirat yaitu di alam kubur. Dan manakala malaikat israfil meniup sangsakala, maka manusia bersama-sama memasuki alam akhirat. Kemudian tiupan selanjutnya. Maka manusia secara keseluruhan akan di bangkitkan.

Sorga atau neraka tempat kediaman manusia yang akan di berikan kepadanya maka terlebih dahulu hisab. Dan janji Allah serta ketetapan-Nya pasti benar dan berlaku kepada semua umatnya.
Untuk lebih jelas marilah kita perhatikan firman Allah sebagai berikut : yang artinya :

"Sedangkan kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal" (QS. 87 : 17).


"Negri akhirat itu kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan bertaubat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa" (QS. 28 : 84).

"Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui" (QS. 29 : 64).


Yang dimaksud negri akhirat pada firman Allah di atas ialah kebahagian serta kenikmatan, sedangkan yang di maksud kesudahan yang baik ialah Surga.


"Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh niscaya Allah akan memasukan kedalam Surga, surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberi rizki yang baik kepadanya" (QS. 65 : 11)


"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan kepada Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa" (QS. 3 : 133).


Itulah firman Allah yang menjelaskan serta menggambarkan kebahagiaan serta kenikmatan di surga. Di samping kebahagiaan di surga, Allah juga menjelaskan tentang kesengsaraan serta pedih kehidupan di neraka. Kita bisa memperhatikan firman Allah sebagai berikut: yang artinya:


"(Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka) Kemudian dia tidak mati didalamnya dan tidak (pula) hidup" (QS. 87 : 12- 13).


Kesengsaraan dan kepedihan siksa Allah akan dirasakan manusia yang ingkar terhadap perintah-Nya, selamanya mereka hidup didunia.
Demikian uraian singkat empat alam yang pasti kita lalui bersama. Dan kini kita sudah melalui dua alam, yakni alam kandungan, dan alam dunia. Sedangkan dua ala yang pasti kita tempuh, yakni alam kubur dan alam akhirat. Bagi manusia yang sadar, bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, maka mereka akan memanfaat waktu dengan sebaik-baiknya, yakni dengan mengerjakan berbagai amal saleh dan menjauhi segala larangan-Nya. Bila kita menjalankan amal saleh dengan penuh ikhlas semata-mata mencari ridha Allah,maka kebahagiaan serta kenikmatan Surga yang akan kita dapat Namun sebaliknya bila dalam hidup ini lalai akan perintah Allah, maka siksa pedih berupa neraka yang akan didapat.

"Allah mengancam orang-orang munafik, laki-laki dan perempuan,dan orang-orang kafir dengan neraka jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka siksa yang kekal" (QS. (: 68).

"Sesungguhnya orang-orang kafir kepada ayat-ayat kami kelak akan Kami musnahkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan siksa" (QS. 4 : 56).